El John News, Jakarta – Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengapresiasi komitmen Yayasan EL JOHN Indonesia yang konsisten menyelenggarakan ajang Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia dari tahun ke tahun. Apresiasi tersebut disampaikan Abdullah Vanath usai menghadiri Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2026 di Jakarta.

Menurutnya, konsistensi Yayasan EL JOHN Indonesia selama hampir dua dekade telah memberikan kontribusi dalam memperkenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata Indonesia melalui peran generasi muda.

“Saya kira Yayasan EL JOHN Indonesia mengambil satu tugas yang luar biasa, yang sudah berjalan hampir 20 tahun, mempopulerkan pariwisata melalui ajang kontestasi Putri Pariwisata,” ujar Abdullah Vanath.

Ia juga menilai para finalis Putri Pariwisata Indonesia memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjadi duta pariwisata. Selain memiliki penampilan, para finalis dinilai mampu menyampaikan gagasan sekaligus menjelaskan potensi wisata daerah masing-masing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya mengikuti yang tampil ini, orang-orangnya terdidik semua. Saya kira mereka punya kemampuan untuk bisa menjelaskan potensi wisata, baik regional maupun internasional,” katanya.

Abdullah Vanath turut menyampaikan kebanggaannya terhadap perwakilan Maluku yang berhasil masuk dalam jajaran 10 besar Putri Pariwisata Indonesia 2026. Meski belum berhasil melaju ke tahap berikutnya, pencapaian tersebut dinilai menjadi langkah positif bagi promosi pariwisata Maluku.

“Maluku memang ikut dan masuk 10 besar. Meskipun cuma sampai di 10 besar, kami cukup bangga bahwa ada dari Maluku yang mengambil bagian dalam kompetisi ini,” ungkapnya.

Generasi Muda Jadi Penggerak Pariwisata
Abdullah Vanath juga menilai generasi muda memiliki peran yang semakin besar dalam perkembangan industri pariwisata. Menurutnya, terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan penghasilan, khususnya di kalangan generasi muda yang kini semakin menjadikan perjalanan wisata sebagai bagian dari gaya hidup.

“Tadi dalam beberapa gambaran yang saya lihat, ternyata memang ada terjadi pergeseran. Wisata ini lebih didominasi oleh generasi muda,” tuturnya.

Ia membandingkan pola tersebut dengan generasi sebelumnya yang cenderung mengalokasikan penghasilan untuk investasi berbentuk aset.

“Kalau generasi tua seperti kami punya uang, biasanya kami investasikan untuk membeli rumah atau lainnya. Tapi hari ini, generasi muda kalau punya uang, dia pergi ke tempat wisata,” ujarnya.

Menurut Abdullah, perkembangan teknologi digital dan modernisasi turut mendorong perubahan perilaku tersebut. Kondisi ini sekaligus membuka peluang besar bagi industri pariwisata untuk terus berkembang.

“Mungkin karena modernisasi dengan digitalisasi yang membuat perilaku generasi muda itu lebih menggairahkan sektor pariwisata itu sendiri,” katanya.

Karena itu, ia menilai langkah Yayasan EL JOHN Indonesia dalam menggelorakan pariwisata melalui ajang Putri dan Putra Pariwisata merupakan hal yang tepat karena menyasar kelompok generasi muda yang kini semakin berpengaruh terhadap perkembangan industri pariwisata.

“Saya kira sudah benar Yayasan EL JOHN Indonesia menggelorakan Putri dan Putra Pariwisata, karena memang segmen generasi muda itu sekarang lebih merajai industri pariwisata itu sendiri,” jelasnya.

Dorong Kolaborasi untuk Promosikan Pariwisata Maluku
Ke depan, Abdullah Vanath berharap Maluku mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk melibatkan generasi muda dalam berbagai kegiatan promosi pariwisata bersama Yayasan EL JOHN Indonesia.

Sebagai wilayah kepulauan, Maluku memiliki beragam destinasi dan potensi wisata yang menurutnya layak diperkenalkan lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga ke pasar regional dan internasional.

“Saya berharap Maluku memiliki kesempatan berikutnya agar generasi muda Maluku bisa ikut. Kami wilayah kepulauan yang punya potensi destinasi wisata cukup banyak,” katanya.

Ia berharap keterlibatan generasi muda Maluku dalam ajang pariwisata dapat menjadi sarana untuk memperkuat promosi destinasi sekaligus membuka peluang bagi Maluku menempati posisi yang lebih strategis dalam peta pariwisata Indonesia.

“Kami berharap ada kesempatan lain di mana Maluku bisa punya posisi yang lebih strategis untuk menjual dan mempopulerkan potensi wilayah Maluku di regional maupun internasional,” pungkas Abdullah Vanath.